In this economy, banyak orang yang menghalalkan berbagai macam cara demi mendapatkan uang. Salah satunya yaitu dengan melakukan sebuah tindakan modus penipuan yang merugikan banyak orang.
Bahkan sekarang modus penipuannya juga makin canggih seperti menggunakan AI. Baru-baru ini kejadian modus penipuan Kredivo yang menggunakan AI dengan mengatasnamakan Kredivo juga muncul. Modusnya seperti ini:
Pembuatan Akun di Media Sosial Mengatasnamakan Kredivo

Perilaku oknum dalam melakukan sebuah tindakan penipuan rata-rata yaitu dengan melakukan penyamaran seperti membuat akun seperti akun resmi target sasaran. Medianya beragam, ada di platform Instagram, TikTok, dan Youtube.
Pada permasalahan kali ini, oknum membuat akun di Youtube sebagai cara operasional dalam melakukan tindakan penipuan. Dari username “@official_kredivo” cukup meyakinkan buat orang-orang yang belum mengetahui akun resmi Kredivo.
Pembuatan Konten Dengan AI

Dalam melakukan aksinya, mereka membuat konten yang berisikan “cara membatalkan pinjaman” dengan menggunakan AI. Modus dalam video tersebut, mereka seolah-olah menjadi karyawan atau customer service dari Kredivo.
Dikarenakan video AI sekarang sudah mulai canggih, kasus ini cukup bahaya. Karena masih banyak orang yang belum bisa membedakan mana video asli atau video yang dibuat pakai AI.
Hati-hati Data Sensitif Jadi Incaran
Dengan menggunakan angle “pembatalan pinjaman” tentu banyak orang yang terkena hook dan mudah goyah ketika melihat video tersebut. Namun jika diperhatikan dengan baik, mereka jelas meminta data sensitif.
Menghubungi via WhatsApps, dengan memberikan data seperti KTP hingga akun Kredivo kamu. Ini cukup bahaya, karena akun Kredivo kamu bisa digunakan untuk transaksi tanpa persetujuanmu. Bahkan bisa lebih parah dari itu.
Jadi, kalau kamu melihat video seperti itu, apalagi akunnya tidak resmi dari Kredivo, sebaiknya di report dan jangan percaya ya! Kalau ragu, kamu bisa memastikan keamanan itu semua dengan menghubung CS Kredivo di 0804-1-573348 atau email di support@kredivo.com.
Jaman makin canggih, jadi kita harus makin extra buat jaga diri. Jangan mudah percaya, coba pastikan kembali, dan saling memberikan informasi ke keluarga agar tidak ada yang mengalami kasus penipuan modus AI seperti ini.


