Niatnya mau cari hiburan sambil scroll media sosial, eh nemu postingan yang bahas soal modus penipuan “salah transfer”. Jujur, modus ini bikin parno dan kalau kalian belum tau lumayan serem sih.
Video yang Kredimin lihat itu berasal dari akun Instagram @hanifmuh_. Dalam akun tersebut, Mas Hanif seringkali membahas soal modus-modus penipuan salah satunya modus “Salh Transfer”.
Nah, biar kamu nggak menjadi korban penipuan modus ini, berikut Kredimin bantu jelaskan mengenai cara pelaku dalam melakukan modus penipuan, resiko, tips, dan solusi apabila kamu menjadi target sasaran pelaku.
Ini Cara Pelaku Melakukan Modus Penipuan “Salah Transfer”
Modus ini bermula dari notifikasi bank, kalau ada nominal uang yang masuk ke rekening kamu. Kemudian, tiba-tiba ada chat whatsapp dari nomor yang nggak dikenal.
Isinya menjelaskan bahwa ada kesalahan transfer dan meminta untuk dikembalikan ke nomor rekening yang ia berikan. Disitu pelaku akan memberikan beberapa alasan yang sifatnya urgent seperti biaya perobatan, kecelakaan tujuannya membuat iba dan panik sehingga kamu mau untuk mentransfer balik.
Setelah kamu melakukan transfer balik ke rekening tersebut, selang beberapa minggu kamu akan mendapatkan tagihan dari pinjaman daring dengan nominal yang lebih tinggi. Disitu artinya kamu sudah menjadi korban penipuan.
Celah Keamanan yang Membuat Pelaku Mudah Beroperasi
Sayangnya keamanan data diri kita sendiri sudah cukup banyak celahnya, bahkan beberapa ada yang sudah bocor. Dari celah tersebutlah yang membuat pelaku modus penipuan lancar dalam melakukan operasinya.
Penipu sudah memiliki data seperti KTP, nomor hp, dan nomor rekening. Oleh karena itu dia bisa melakukan seolah-olah salah transfer dan melakukan pinjaman online menggunakan rekening kamu. Jadi, ketika kamu mengembalikan transferan, uang tersebut sudah pindah jadi miliki dia dan kamu sudah tercatat bahwa melakukan pinjaman daring lengkap beserta bunga dan dendanya. Ngeri kan?
Jangan Panik, Kamu Bisa Pakai Tips Ini
Sebenarnya OJK sudah memberikan informasi bahwa uang “salah transfer” ini nggak perlu dibalikin ke pengirimnya. Meskipun terlihat semudah itu, tapi ada tips lainnya yang bisa kamu lakukan apabila modus ini menimpa ke kamu atau keluarga.
- Jangan dipakai duitnya sepeserpun dan jangan transfer balik
Penjelasan dalam akun @hanifmuh_ kamu juga bisa membalas seperti “Kalau memang salah transfer, silahkan lapor ke bank Anda, nanti diurus lewat bank”.
- Telepon call center bank, untuk ajukan “penahanan dana” atas transfer dana dari oknum tersebut
- Screenshot semuanya mulai dari bukti transfer, chat wa, nomor handphone, dan rekening, sebelum pelaku penipuan menghapus semuanya.
- Laporkan kejadian ini ke OJK di nomor “157” atau whatsapp 081157157157, bisa juga melalui di satgaspasti@ojk.go.id dan lampirkan semua bukti yang kamu miliki.
Misalnya ada dc yang menelpon bagaimana min? Dalam video yang diunggah akun @hanifmuh_ kamu bisa menjawab dengan kalimat seperti ini “saya tidak pernah mengajukan pinjaman dan tidak menggunakan dana tersebut. Saya sudah laporkan ke bank dan ojk.
Misalnya, pinjaman daring tersebut menggunakan aplikasi Kredivo, kamu juga bisa #TanyaKredivoAja di nomor 0804-1-573348 atau email di alamat support@kredivo.com. Sudah kebayangkan bagaimana seramnya modus penipuan ini?
Nah, kalau kamu sudah tau, jangan lupa share juga informasi ini ke keluarga dan orang terdekat ya. Biar semua tetap aman dan tidak menjadi korban dari modus penipuan ini. Jangan panik dan hati-hati selalu!