Apa Itu Gestun Kredivo dan Alasan Mengapa Kamu Harus Menghindarinya
Keamanan
apa itu gestun kredivo

Kali ini Kredimin akan membahas apa itu gestun Kredivo, serta apa saja risiko yang ditanggung jika menggunakan jasa ini, agar kalian semua terhindar dari segala kemungkinan yang merugikan saat menggunakan Kredivo.

Gestun atau singkatan dari gesek tunai adalah tindakan ilegal yang dilakukan untuk mencairkan limit kartu kredit. Akan tetapi kini bisa diterapkan di aplikasi Fintech seperti Kredivo.

Meskipun terlihat menggiurkan, Gestun Kredivo menyimpan berbagai risiko yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk melakukannya.

Cara Kerja Gestun Kredivo

Contoh, jika kamu memiliki limit Kredivo sebesar Rp8 juta dan ingin melakukan gestun tunai secara online sebesar Rp5 juta, kamu akan diminta untuk melakukan transaksi pembelian barang oleh penyedia jasa gestun. Setelah itu, penyedia jasa gestun tersebut akan mengirimkan link e-commerce untuk berbelanja barang senilai Rp5 juta.

Namun, sesuai dengan perjanjian yang sudah ada sebelumnya, pengguna tidak akan menerima barang yang dibelinya, melainkan uang tunai sebesar Rp5 juta. Pembayaran cicilan tetap harus dilakukan sesuai dengan tanggal jatuh tempo, karena dari segi prosedur, transaksi tersebut dianggap sebagai pembelian barang.

Gestun Kredivo Rawan Penipuan

Karena aktivitas gestun ini ilegal dan tidak ada merchant resmi maupun lembaga keuangan yang dapat dipercaya yang menyediakan layanan ini, gestun Kredivo sangat rentan terhadap penipuan. Penipuan dapat terjadi mulai dari tidak disalurkannya uang sesuai kesepakatan, permintaan data pribadi seperti e-mail atau password, hingga penyalahgunaan data pribadi oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Selain itu, Kredivo juga dapat mengidentifikasi transaksi palsu seperti gestun. Jika ada pengguna yang sering menggunakan transaksi semacam ini, pola tersebut akan mudah terdeteksi. Jika aktivitas gestun teridentifikasi, maka limit akun Kredivo dapat dibekukan. Hal ini berarti bahwa meskipun kamu memiliki limit yang besar, kamu tetap tidak akan dapat menggunakan limit tersebut untuk transaksi apapun.

Baca Juga:  Apakah Masih Ada Cara Mengaktifkan Akun Kredivo yang Terblokir Permanen? Simak Penjelasannya

Risiko Gestun Kredivo

Ada beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan untuk melakukan gestun Kredivo:

1. Limit atau Akun Dapat Dibekukan

Sistem yang dimiliki oleh aplikasi kredit online seperti Kredivo mampu mengidentifikasi pola transaksi gestun. Jika pola ini terdeteksi, maka limit akun Kredivo akan dibekukan. Ini berarti bahwa kendati kamu memiliki limit yang cukup besar, limit tersebut tidak akan dapat digunakan untuk melakukan transaksi apapun.

2. Risiko Blacklist BI Checking

BI Checking atau SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) merupakan catatan yang berisi informasi mengenai riwayat debitur bank dan lembaga keuangan lainnya. Jika akun Kredivo kamu terdeteksi melakukan gestun dan akun atau limit sudah diblokir, maka risiko terkena blacklist BI Checking atau blacklist SLIK OJK akan sangat besar. Jika sudah masuk dalam daftar blacklist, kamu akan kesulitan untuk mengajukan layanan kredit lainnya di masa depan.

Lebih Baik Hindari Gestun Kredivo

Meskipun gestun Kredivo terlihat sebagai cara mudah untuk mendapatkan dana tunai, risiko dan konsekuensi yang bisa timbul jauh lebih besar. Lebih baik untuk menghindari praktik gestun Kredivo dan memilih cara resmi untuk mendapatkan dana tunai, seperti layanan pinjaman tunai yang disediakan oleh aplikasi kredit online yang terpercaya seperti Kredivo.

Kredivo tidak hanya terkenal dengan layanan paylater dan kredit online dengan bunga rendah, tetapi juga menyediakan layanan pinjaman tunai dengan bunga yang ringan dan tenor yang fleksibel. 

Dengan menggunakan layanan pinjaman tunai Kredivo, kamu dapat mencairkan sebagian limit akunmu langsung melalui aplikasi tanpa harus melalui risiko gestun dan potensi masuk dalam daftar hitam BI Checking. Sebagai langkah yang lebih bijak, pilihlah cara yang aman dan legal untuk memenuhi kebutuhan finansialmu.

Share this article
Artikel Lainnya