Kemudahan menggunakan Paylater memang membuat berbagai kebutuhan bisa dilakukan dengan lebih praktis. Mulai dari belanja kebutuhan sehari-hari sampai membeli barang yang sudah lama diincar, semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi dan merchant yang sudah bekerja sama.
Tapi, kemudahan ini juga bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka biasanya membawa nama layanan Paylater untuk membuat korban percaya. Modusnya pun semakin beragam, mulai dari mengaku sebagai customer service sampai menawarkan kenaikan limit dengan proses instan.
Supaya nggak mudah terkecoh, penting untuk mengenali modus penipuan Kredivo yang sering mengatasnamakan Kredivo.
Hati-Hati Kalau Ada yang Mengaku dari Kredivo
Salah satu cara yang sering digunakan penipu adalah menghubungi korban melalui WhatsApp, SMS, telepon, email, atau media sosial. Mereka bisa menggunakan nama, logo, bahkan gaya komunikasi yang dibuat menyerupai pihak resmi.
Misalnya, kamu tiba-tiba mendapat pesan yang mengatakan akun Kredivo bermasalah dan harus segera melakukan verifikasi melalui sebuah link. Karena terlihat seperti pesan resmi, kamu mungkin tergoda untuk langsung mengikuti instruksinya.
Padahal, link tersebut bisa mengarah ke halaman palsu yang dibuat untuk mengambil data pribadi atau informasi login.
Kredivo mengingatkan pengguna agar tidak sembarangan memberikan PIN, OTP, maupun data pribadi kepada pihak lain, termasuk orang yang mengaku sebagai karyawan Kredivo. Kredivo juga menegaskan bahwa layanan resminya digunakan melalui aplikasi Kredivo.
Modus Penipuan yang Sering Mengatasnamakan Kredivo
Ada beberapa pola yang perlu kamu kenali agar nggak langsung percaya ketika mendapatkan tawaran atau pesan mencurigakan.
1. Tawaran kenaikan limit secara instan
“Selamat! Limit Kredivo kamu bisa dinaikkan menjadi Rp50 juta. Cukup kirim data berikut…”
Pesan seperti ini perlu dicurigai, terutama jika pelaku meminta PIN, OTP, NIK, atau data sensitif lainnya. Penipu bisa menggunakan iming-iming limit besar untuk membuat korban menyerahkan informasi akun. Kredivo sendiri pernah mengingatkan tentang modus yang menawarkan upgrade akun atau kenaikan limit dengan jaminan persetujuan dan proses instan.
2. Hadiah atau undian palsu
Modus lainnya adalah mengabarkan bahwa kamu mendapatkan hadiah dari Kredivo. Untuk mencairkan hadiah tersebut, korban kemudian diminta membayar biaya administrasi atau mengisi data melalui link tertentu.
Padahal, Kredivo mengingatkan bahwa pengguna perlu berhati-hati terhadap pesan hadiah yang meminta data pribadi maupun biaya untuk proses pencairan.
3. Phishing melalui link palsu
Link menjadi salah satu alat yang sering digunakan dalam penipuan. Sekilas alamat atau tampilannya mungkin terlihat seperti halaman resmi, tetapi sebenarnya dibuat untuk mencuri data login.
Karena itu, jangan asal klik link yang dikirimkan orang tidak dikenal. Kalau memang ingin mengecek akun atau transaksi, lebih aman langsung membuka aplikasi Kredivo.
4. Tawaran gestun atau pencairan limit
Ada juga pihak yang menawarkan untuk mengubah limit Paylater menjadi uang tunai dengan proses cepat. Modus seperti ini bukan hanya berisiko menyebabkan kerugian, tetapi juga dapat melibatkan penyalahgunaan akun dan melanggar ketentuan penggunaan layanan.
Jangan Berikan OTP, PIN, atau Data Pribadi
Ada satu aturan sederhana yang sebaiknya selalu diingat: OTP dan PIN adalah informasi rahasia.
Sekalipun seseorang mengaku sebagai customer service dan mengatakan membutuhkan OTP untuk membantu menyelesaikan masalah, jangan berikan kode tersebut. Begitu juga dengan PIN, NIK, atau informasi pribadi lainnya.
Kalau ada sesuatu yang terasa janggal, jangan lanjutkan komunikasi sebelum memastikan kebenarannya.
Kalau Ragu, Konfirmasi Lewat Kanal Resmi Kredivo
Daripada menebak-nebak apakah pesan yang diterima benar atau tidak, lebih baik langsung melakukan konfirmasi melalui kanal resmi.
Kamu bisa menghubungi Customer Service Kredivo di 0804-1-573-348 atau melalui email support@kredivo.com. Saat ini, informasi FAQ Kredivo juga mencantumkan layanan Customer Service yang dapat dihubungi setiap hari pukul 08.00–20.00 WIB.
Selain itu, jika menemukan akun media sosial yang mengatasnamakan Kredivo, pastikan kamu mengecek akun resmi Kredivo dan tanda verifikasinya sebelum mempercayai informasi yang diberikan. Kredivo juga mengarahkan pengguna untuk memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi apabila menemukan pihak mencurigakan.
Pada akhirnya, menggunakan Paylater dengan aman bukan cuma soal memilih transaksi yang sesuai kemampuan. Keamanan akun juga perlu diperhatikan. Jangan mudah tergiur dari hadiah, limit besar, proses instan atau modus penipuan Kredivo lainnya. Kalau ada tawaran yang terasa terlalu mudah atau mendesak, berhenti sebentar dan cek melalui kanal resmi Kredivo sebelum melakukan apa pun.