Kemudahan pembayaran menggunakan Paylater bisa membuat kita lengah dan berisiko terhadap keamanan akun Paylater. Alhasil, nantinya ini bisa berdampak pada akun paylater yang terblokir hingga disalahgunakan oleh orang atau pihak lain.
Kalau kamu sekarang sudah menjadi pengguna layanan Paylater Kredivo, coba evaluasi lagi apakah kamu punya 5 kebiasaan berisiko tinggi ini?
1. Login akun paylater di perangkat yang berbeda-beda
Jika kamu termasuk orang yang punya lebih dari satu gadget dan suka login berbagai aplikasi penting di dua gadget sekaligus, kebiasaan ini bisa berisiko untuk aplikasi Paylater. Belum lagi kalau lupa password atau lupa logout sebelum kamu login di perangkat lainnya.
Kalau Kredivo memiliki verifikasi perangkat yang akun pengguna hanya bisa digunakan untuk login di satu perangkat saja. Meskipun kamu bisa verifikasi dan berpindah-pindah ke lain perangkat, lebih baik dihindari dan hanya gunakan Paylater di satu gadget supaya lebih aman.
2. Mengambil lebih dari satu cicilan dalam waktu yang sama
Punya banyak limit di Paylater, memang menguntungkan. Namun, kamu juga perlu mempertimbangkan kemampuan keuangan kita sendiri supaya nantinya tidak terjadi kredit macet.
Maka dari itu, pertimbangkan lebih lanjut jika kamu mau mengambil lebih dari satu cicilan dalam waktu yang sama, supaya risiko kredit macet tidak terjadi dan skor kreditmu tidak terdampak.
3. Memberikan akses login ke orang lain
Meskipun ke orang yang dianggap dekat atau terpercaya, memberikan akses login ke orang lain sangat tidak disarankan untuk dilakukan karena berisiko tinggi. Akses login ke akun Paylater adalah hal yang bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui oleh kamu sebagai penggunanya.
Jika masih punya kebiasaan ini, segera setop dan ganti akses login akunmu khususnya password, supaya akun tidak disalahgunakan oleh orang lain.
4. Mengambil cicilan atau pinjaman untuk orang lain
Ada masanya, ketika kamu memiliki layanan Paylater, ada orang yang meminta tolong untuk diambilkan cicilan atau pinjaman di akses Paylater kita.
Lebih baik hindari hal ini, karena hal ini sama-sama akan berisiko terhadap transaksi Paylatermu. Apabila orang yang kamu pinjami ternyata telat membayar tagihan, mau tidak mau kamu yang harus menanggung cicilannya karena cicilan dibuat atas nama kamu sebagai pemilik akun.
5. Menggunakan jasa pihak ketiga untuk mencairkan limit
Hal terakhir yang tidak kalah penting, jangan sekali-kali menggunakan jasa pihak ketiga manapun untuk tujuan apa pun yang terkait aplikasi Paylater yang kamu gunakan. Umumnya, banyak tawaran pihak ketiga khususnya di media sosial yang mengaku bisa mencairkan limit di aplikasi paylatermu. Tentunya, hal ini termasuk scam dan bisa berisiko tinggi terhadap keamanan akunmu.
Kalau perlu mencairkan limit jadi pinjaman tunai, pastikan kamu menggunakan fitur resmi yang hanya disediakan oleh Paylater. Seperti fitur pinjaman tunai yang ada pada aplikasi Kredivo.