Beli baju lebaran itu sudah cukup menjadi sebuah tradisi di Indonesia. Berdasarkan dari yang Kredimin baca, tradisi ini sudah ada sejak zaman Kesultanan Banten tahun 1596.
Mengingat sudah menjadi sebuah tradisi, rasanya kurang pas kalau tidak dijadikan sebuah obrolan basa-basi bersama rekan kerja. “Tiba-tiba dibeliin orang tua kemarin, tapi model dan warnanya kurang sih buat aku,” jawab Mila teman kerja yang Kredimin iseng tanya.
Ramadan memang diidentik dengan warna hijau sih, tapi warna hijau yang ia tunjukan dari handphone nya memang agak kurang buat Mila yang cukup stylish dengan pakaian mix & match nya kalau ke kantor.
“Tapi aku mau beli lagi sih, dengan modelnya yang gak sama,” lanjutnya. Dari perkataannya Kredimin baru sadar, kenapa ya baju lebaran itu harus seragam dengan keluarga? Boleh kan kalau beda?
Alasannya Kenapa Satu Keluarga Baju Lebaran Harus Seragam
Setelah melihat lagi beberapa archive story di platform Instagram pribadi, ternyata memang baju baru untuk lebaran Kredimin dan keluarga itu sama setiap tahunnya. Mulai dari model hingga warnanya.
“Baju lebaran harus sama dong, biar pas orang lihat keluarga kita itu seragam, kalo beda-beda gak kompak dong!” itu kata orang tua Kredimin. Masuk akal, tapi kalo dilihat dari situasi seperti Mila bagaimana? Apakah harus berdamai? Atau cari solusi seperti beli baju baru yang sesuai dengan ia mau?
Beda Boleh, Tapi..
Melanjutkan pertanyaan kemarin ke Mila, hari itu Mila ternyata berhasil menemukan baju baru buat lebaran yang cocok dengannya. “Nih lihat!” ucapnya dengan percaya diri sambil menunjukan outfit yang ia sudah check out di aplikasi e-commerce nya. Jujur, warnanya tetap hijau tapi memang sedikit lebih terang.
“Pistachio itu namanya!”
Ya, kurang lebih itu warna baru yang ia beli, hijau. Berdasarkan hal itu, Kredimin sadar kalau sebenarnya boleh aja kalau beli baju lebaran itu beda dengan keluarga, tapi kalau bisa dari warna tidak terlalu berbeda.
Biar Beli Baju Lebaran Gak Berujung Drama
Berdasarkan obrolan dua hari itu bersama Mila, sebenarnya banyak cara biar beli baju lebaran itu gak berujung drama, di antaranya:
- Mempersiapkan dari awal
Kita seringkali menganggap hal kaya gini tuh sepele. Tapi, pas hari h malah jadi gak percaya diri. Jadi, lebih baik disiapkan dari awal, mau sendiri atau bersama keluarga.
- Berikan berbagai opsi
Biar ga banyak drama, lebih baik dikasih opsi dari warna hingga model di grup keluarga. Jadi, baju yang nantinya dibeli itu sudah sesuai dengan kesepakatan bersama. Kalau mau berbeda mungkin bisa beli yang satu collection, warna bisa beda model tetap sama.
- Perhitungkan semuanya biar gak boncos
Jangan lupa manfaatkan promo di momen lebaran atau kamu juga bisa menggunakan Kredivo Paylater yang memberikan cicilan rendah mulai dari 1,99% per bulan dengan tenor hingga 24 bulan.
Bahkan kalau member Premium, limitnya bisa sampai Rp 50 juta jadi bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. Kamu juga bisa menggunakan cicilan 1 bulan, lebih hemat karena Rp 0 admin dan 0% bunga. Kredivo juga sudah bekerjasama dengan berbagai merchant pakaian, sehingga bisa kamu sesuaikan dengan model yang diinginkan.
Jadi, sebenarnya tampil sama atau beda itu gapapa semua balik lagi ke diri sendiri dan keluarga. Kalau gak mau banyak drama sebaiknya dipersiapkan dari awal, seperti pakai Kredivo Paylater untuk cicilan beli baju barunya.
Tapi hal paling penting adalah pakaian yang kamu kenakan itu harus nyaman agar kegiatan ibadah yang dilakukan tetap berjalan dengan hikmat. Semoga lebaran tahun ini tidak banyak dramanya ya!