Tips Mudah Menentukan Laptop Buat Kuliah
Gadget & Tekno

Masuk kuliah biasanya identik dengan banyak hal baru. Jadwal kelas berubah-ubah, tugas mulai berdatangan, belum lagi presentasi kelompok yang kadang baru dikerjakan malam sebelum deadline. Di tengah semua itu, laptop jadi salah satu barang yang bakal cukup sering dipakai.

Masalahnya, memilih laptop bukan sekadar soal model yang kelihatan keren atau spesifikasi yang paling tinggi. Laptop buat kuliah sebaiknya disesuaikan dengan jurusan dan aktivitas yang bakal kamu lakukan sehari-hari. Jangan sampai beli laptop dengan spesifikasi berlebihan, padahal sebagian besar cuma dipakai untuk mengetik tugas dan buka puluhan tab browser.

Nah, sebelum menentukan pilihan, coba perhatikan beberapa hal berikut.

Sesuaikan Laptop dengan Jurusan

Hal pertama yang perlu dipikirkan adalah, “Nanti laptop ini paling sering dipakai buat apa?”

Kalau kamu kuliah di jurusan yang banyak berkutat dengan Microsoft Office, browsing, presentasi, atau meeting online, laptop dengan spesifikasi kelas menengah sudah cukup untuk menunjang aktivitas tersebut.

Berbeda kalau kamu masuk jurusan desain, arsitektur, teknik, atau bidang lain yang sering menggunakan software berat. Kamu mungkin membutuhkan prosesor yang lebih kencang, RAM lebih besar, dan kartu grafis yang mumpuni.

Jadi, jangan langsung terpaku pada laptop dengan spesifikasi tertinggi. Coba cek dulu software yang biasanya digunakan di jurusanmu. Dari situ, baru tentukan spesifikasi minimal yang dibutuhkan.

Jangan Cuma Lihat RAM

“RAM-nya berapa?” memang penting, tapi bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Untuk aktivitas kuliah sehari-hari, perhatikan juga prosesor, kapasitas penyimpanan, jenis storage, kualitas layar, sampai bobot laptop. Kalau setiap hari harus dibawa dari rumah ke kampus, laptop yang terlalu berat lama-lama juga bisa bikin tas terasa seperti bawa batu.

Baca Juga:  Manfaatkan Momen Lebaran Buat Beli Barang Impian

Kalau kebutuhanmu lebih banyak untuk mengetik, browsing, membuat presentasi, dan meeting online, laptop dengan SSD dan RAM yang cukup sudah bisa memberikan pengalaman penggunaan yang nyaman.

Sementara itu, kalau bakal sering mengedit video, menggunakan software desain, atau menjalankan aplikasi berat, jangan ragu mengalokasikan budget lebih untuk spesifikasi yang lebih tinggi.

Pilih Ukuran yang Nyaman Dibawa

Coba bayangkan rutinitasmu selama kuliah. Pagi bawa laptop ke kampus, pindah kelas, lanjut ke perpustakaan, lalu mungkin nongkrong sebentar sambil mengerjakan tugas. Kalau laptop terlalu besar dan berat, kemungkinan kamu bakal mulai malas membawanya.

Ukuran sekitar 13–14 inci bisa menjadi pertimbangan kalau mobilitas adalah prioritas. Sementara laptop 15–16 inci bisa lebih nyaman kalau kamu sering membutuhkan layar yang lebih luas, terutama untuk desain atau multitasking.

Intinya, pilih laptop yang nyaman dengan rutinitasmu, bukan cuma nyaman dilihat di meja.

Pertimbangkan Budget dan Lama Pemakaian

Laptop untuk kuliah biasanya bukan barang yang ingin diganti setiap beberapa bulan. Karena itu, coba pikirkan juga apakah spesifikasinya masih akan cukup untuk beberapa tahun ke depan.

Misalnya, kalau saat ini kamu baru mulai kuliah dan kebutuhanmu masih sederhana, kamu bisa memilih laptop yang memenuhi kebutuhan utama tanpa harus mengambil spesifikasi paling tinggi.

Kalau sudah menemukan laptop yang sesuai tetapi harganya cukup besar, Kredivo bisa digunakan untuk berbelanja di merchant rekanan secara online maupun offline. Kredivo menyediakan pilihan pembayaran sesuai akun dan transaksi, termasuk cicilan dengan tenor hingga 24 bulan. Untuk Akun Premium, bunga cicilan mulai dari 1,99% per bulan dan limit bisa mencapai Rp50 juta, tergantung hasil penilaian akun.

Daftar merchant yang tersedia juga bisa dicek langsung melalui aplikasi Kredivo. Kategori produknya mencakup gadget dan elektronik, termasuk laptop, komputer, serta aksesori.

Baca Juga:  Keuntungan Cashless dan Kenapa Kamu Harus coba Cashless Sekarang Juga

Jangan Lupa Cek Port dan Baterai

Detail kecil seperti port sering baru terasa penting setelah laptop dibeli. Coba perhatikan apakah laptop punya port yang kamu butuhkan untuk flashdisk, HDMI, USB-C, atau perangkat lainnya. Baterai juga penting, terutama kalau kamu sering kuliah berpindah-pindah kelas dan tidak selalu menemukan colokan.

Kalau laptop akan dipakai seharian di kampus, daya tahan baterai dan charger yang praktis bisa jadi pertimbangan yang sama pentingnya dengan spesifikasi.

Jadi, Laptop Mana yang Cocok?

Pada akhirnya, laptop buat kuliah yang paling bagus bukan selalu yang spesifikasinya paling tinggi. Namun hal yang lebih penting adalah laptop tersebut bisa mengikuti kebutuhan kuliahmu, nyaman dibawa, dan sesuai dengan budget.

Sebelum membeli, coba buat daftar sederhana: jurusan, software yang digunakan, mobilitas, spesifikasi minimum, dan budget. Setelah itu baru mulai mencari model yang paling cocok.

Kalau sudah menemukan pilihannya, kamu bisa mengecek merchant yang bekerja sama dengan Kredivo melalui aplikasi, lalu melihat opsi pembayaran yang tersedia untuk transaksi tersebut. Jadi, nggak perlu buru-buru checkout hanya karena melihat laptop yang lagi menarik. Cek dulu spesifikasinya, hitung kemampuan bayar, baru tentukan pilihan.

Share this article
Artikel Lainnya