hapus data pinjol

Kenali Modus Penipuan Berkedok Jasa Hapus Data Pinjol untuk Orang yang Gagal Bayar

Grup yang ada di Facebook memang out of the box. Ada grup Menjadi Bapak-bapak Bagian Pengantar, Cocoklogi Science, hingga Panti Jomblo. Namun, ada satu grup di Facebook yang meresahkan banyak orang, yaitu grup Jasa Hapus Data Pinjol.

Sejatinya, jasa penghapus data pinjol merupakan layanan penghapusan data diri kamu di aplikasi online. Orang yang menggunakan jasa ini, biasanya orang-orang yang tidak bisa membayar tagihan, sehingga berharap mendapatkan penghapusan tagihan pinjaman dan akhirnya terbebas dari kewajiban pembayaran.

Menariknya, para pemberi jasa penghapus data pinjol memberikan disclaimer kalau kegiatan yang dilakukan bersifat ilegal. Namun, jasa ini bisa dibilang cukup populer, karena para pemberi jasa ini mempromosikannya di grup atau forum gagal bayar, yang mana anggota forum tersebut umumnya terdiri dari peminjam yang bermasalah dalam membayar tagihan pinjaman online.

Alhasil, sebagai jalan pintas, tidak sedikit anggota forum tersebut yang bersedia menggunakan jasa hapus data pinjol. 

Cara Kerja Jasa Hapus Data Pinjol

Pertama-tama, penyedia jasa memberitahu kalau ada dua biaya yang harus disediakan, yaitu fee untuk jasa (mulai dari Rp50 ribu) dan 10% pembayaran untuk ditransfer ke tagihan yang tidak bisa dibayar. Lalu, penyedia jasa ini mengklaim kalau mereka memanfaatkan bug dari aplikasi tersebut, sehingga data diri serta pinjaman kamu bisa hilang tanpa jejak.

Namun, setelah menggunakan jasa ini, alih-alih kamu bisa terbebas dari tagihan, tetapi tetap saja masih ada tagihan yang harus dibayarkan. Jadi, praktek jasa hapus data pinjaman online bisa dikategorikan sebagai tindakan penipuan.

“Yah, nggak ada salahnya juga nyoba jasa ini, toh bayarnya juga murah, udah gitu kita juga tetep bayar ke aplikasi tersebut, kan?”

Tidak semudah itu Ferguso, karena kalau kamu sudah menggunakan jasa ini, kamu bisa mendapatkan berbagai macam risiko, yaitu:

  1. Adanya potensi penyadapan data karena pengguna jasa diharuskan memberikan data sesuai KTP kepada penyedia jasa hapus data yang notabene tidak memiliki otoritas resmi, sehingga tidak bisa dituntut untuk memberikan pertanggungjawaban jika ada kasus penyalahgunaan data
  2. Setelah mendapatkan data diri pengguna jasa, penyedia jasa bisa saja menjual data yang diterima dan bisa mendaftarkan data kamu ke aplikasi online lainnya, mengambil uang tersebut, lalu kamu yang ditagih per bulannya.
Baca Juga:  6 Ide Libur Lebaran untuk Kamu yang Gak Mudik!

Bijak Dalam Berutang agar Tidak Gagal Bayar

Sudah, jangan macem-macem pakai jasa seperti ini. Apabila kamu ingin mengajukan pinjaman online untuk kebutuhan yang mendadak, alangkah lebih baiknya selalu bijak dalam berutang, dengan cara mengetahui kemampuan bayar kamu.

Apabila kamu memiliki gaji Rp3 juta setiap bulannya, cobalah untuk tidak mengambil utang atau cicilan melebihi dari 30% dari gaji kamu setiap bulannya, yang berarti tidak lebih dari Rp900 ribu per bulan.

Memilih tenor juga tidak kalah pentingnya, apabila kamu mengeluarkan Rp900 ribu setiap bulannya, apakah kamu mampu untuk membayar hingga 12 bulan ke depan?

Jangan sampai kamu adalah pegawai yang dikontrak 6 bulan, tetapi berani mengambil cicilan dengan tenor hingga 12 bulan. Alhasil, 6 bulan berikutnya kamu tidak bisa membayar, lalu terjadi gagal bayar.

Terakhir, pilih aplikasi pinjaman online yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK seperti Kredivo. Kredivo juga memiliki bunga yang rendah, mulai dari 0% untuk paylater 30 hari dan cicilan 3 bulan, serta bunga 2,6% per bulan untuk tenor 6 dan 12 bulan.

Seperti itulah bahaya jika kamu menggunakan jasa hapus data pinjol, apabila terjadi gagal bayar tagihan. Semoga bermanfaat ya, Kredipal!

Share this article