Apakah Hewan Peliharaan dapat Terinfeksi Corona? Simak Penjelasan Berikut.

Dikabarkan terdapat seekor anjing pertama di dunia, tepatnya di Hongkong yang dinyatakan positif terkena virus corona dengan tingkat rendah. Ternyata, anjing ini merupakan hewan peliharaan salah satu pasien Covid-19. 

Anjing tersebut menjalani karantina untuk diuji secara berkala hingga dinyatakan negatif. Meski tak menunjukkan gejala-gejala berarti, Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi (AFCD) menyarankan proses karantina dilakukan selama 14 hari.

Oleh karena itu, hewan tersebut dicurigai terinfeksi virus corona dari pemiliknya yang berstatus pasien positif Covid-19. Namun, melansir adri Suara.com, ahli virus atau virolog Profesor Indro Cahyo menegaskan bahwa virus corona Covid-19 tidak mungkin menular dari manusia ke hewan.

Menurut Profesor Indro, meski berdasarkan hasil tes hewan-hewan itu menunjukkan positif terinfeksi virus corona, namun virus di tubuh mereka tidak akan menjadi Covid-19. Ia menjelaskan bahwa virus corona memiliki jenis yang sangat banyak dan spesifik spesies. Misalnya, virus corona terhadap anjing hanya bisa saling menularkan antar anjing, demikian juga pada kucing dan hewan lainnya.

Profesor Indro juga menjelaskan bahwa virus hanya bisa menyerang tubuh jika bertemu dengan reseptor yang cocok. Reseptor merupakan ujung dari sel-sel yang dimiliki tubuh. Sementara Covid-19 hanya bisa menempel pada reseptor bernama ACE 2 (angiotensin-converting enzyme) yang dimiliki oleh manusia. Hewan apa pun tidak memiliki reseptor ACE 2.

“Jadi, virus corona Covid-19 harus pas dengan reseptor ACE 2 yang ada di manusia. Hewan tidak punya. Anjing, kucing tidak punya ACE 2,” ucapnya.

WHO pun meyakini hewan peliharaan tidak menularkan virus

2019-nCoV

Sampai saat ini masih belum ditemukan penelitian yang menyatakan bahwa virus Covid-19 ini dapat menular ke hewan peliharaan ataupun sebaliknya. Namun, WHO meyakini bahwa hewan peliharaan tidak bisa memberikan penularan kepada manusia. 

Sebagaimana kita tahu, penyebaran virus corona itu terjadi antar manusia melalui kontak jarak dekat dari jalur percikan batuk berupa air liur atau napas (droplets). Ketika seseorang memiliki kondisi imun yang rendah, ia akan lebih rentan terkena virus tersebut. 

Pemilik hewan peliharaan sebaiknya lakukan hal ini

Walaupun belum ada yang menyatakan bahwa virus ini dapat menular melalui hewan peliharaan, bukan berarti kamu tidak hati-hati dan menjaga kebersihan diri sendiri dan hewan peliharaan. Karena bakteri lainnya yang ada pada hewan seperti E.coli dan Salmonella masih dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Bila bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh kamu dan menimbulkan suatu penyakit, maka kemungkinan kamu akan terinfeksi virus corona akan lebih besar dibandingkan kamu sehat dan menjaga diri.

Oleh karena itu, tetaplah jaga kebersihan dengan mencuci tangan menggunakan sabun cuci atau hand sanitizer setelah memegang hewan baik makanan maupun kotoran mereka serta melakukan kontrol kesehatan ke dokter hewan secara rutin.

Jika kamu positif terinfeksi Covid-19 atau sedang dalam pengawasan, sebaiknya batasi kontak fisik dengan hewan peliharaan Anda, seperti membelai, memeluk, mencium, atau berbagi makanan. Hal ini akan dapat membantu memastikan kamu dan hewan peliharaan tetap dalam keadaan sehat.

Terus melakukan social distancing dengan tidak melakukan banyak aktifitas di luar rumah juga sangat penting untuk mencegah penyebaran virus. Jadi, bila kamu membutuhkan asupan makanan atau kebutuhan lain untuk hewan peliharaan kamu, lebih baik gunakan layanan Kredivo pay later dengan bunga 0% ataupun cicilan tanpa kartu di ecommerce pilihan dengan bunga 2,95% per bulan dan tenor 3/6/12 bulan.

Share this article