renovasi rumah

6 Cara Agar Biaya Renovasi Rumah Gak Bikin Kantong Jebol

Akibat cuaca yang tidak menentu seperti saat ini, rumah menjadi rentan mengalami kerusakan. Atap bocor, dinding berjamur, saluran air tersumbat, hunianmu pun rusak sana sini. Kalau sudah begini, tandanya kamu harus segera melakukan renovasi rumah.

Renovasi rumah memang sangat penting, apalagi jika kondisi rumah sudah membuat penghuninya gak nyaman. Tapi mengingat biayanya gak sedikit, para pemilik rumah juga harus pintar-pintar mencari cara untuk menekan bujet renovasi. Jangan sampai ketika rumah sudah nyaman nanti, kamu malah kehabisan dana untuk kebutuhan sehari-hari!

Untuk itu, jauh sebelum renovasi dilakukan, alangkah baiknya jika kamu melakukan 5 cara ini terlebih dahulu!

Matangkan konsep

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mematangkan konsep renovasi. Bagian mana saja yang akan dibenahi? Apakah kamu akan melakukan perombakan secara keseluruhan, atau hanya sejumlah ruangan yang mengalami kerusakan saja? Langkah ini akan menentukan jumlah anggaran yang dibutuhkan. Berangkat dari sini, kamu bisa tahu besaran dana yang harus disiapkan.

Buat estimasi anggaran

Setelah tahu apa saja yang akan direnovasi, selanjutnya kamu bisa masuk ke langkah pembuatan estimasi anggaran. Masukkan estimasi secara keseluruhan. Misalnya kamu mau merombak seluruh bagian rumah, maka kamu bisa memasukkan anggaran untuk biaya desain, pembelian material, tahap pembangunan, bayaran jasa tukang, pembelian perabotan, hingga proses pembersihan. Untuk berjaga-jaga, siapkan juga dana cadangan. Jadi ketika ada biaya di luar dugaan, atau biaya renovasi jadi membengkak, kamu gak perlu panik.

Pilih waktu renovasi yang tepat untuk hasil maksimal

Pemilihan waktu renovasi juga juga memengaruhi anggaran. Apabila renovasi atap rumah yang bocor dilakukan saat hujan lagi sering-seringnya turun, bisa-bisa hasilnya jadi gak maksimal. Begitu pula jika cuaca terus-terusan panas terik tanpa hujan, bangunan bisa retak-retak. Jika salah memilih waktu, yang ada kamu harus siap-siap mengeluarkan dana untuk kerusakan baru di masa mendatang. Untuk itu, pilihlah waktu yang paling baik,  yaitu saat curah hujan dan panas seimbang.

Sortir kembali barang yang masih bisa digunakan

Baca Juga:  5 Strategi Sukses Kelola Uang Agar Bisa Segera Halalkan Pasangan

Ketika kamu mau merenovasi rumah untuk mengganti suasana baru, bukan berarti semua furnitur harus diganti. Sortir kembali barang-barang yang kualitasnya masih bagus dan masih berfungsi dengan sempurna. Dengan begitu, kamu pun bisa menekan anggaran.

Gunakan jasa profesional

Mungkin kamu sedikit heran dengan cara yang satu ini. Memakai jasa profesional memang terkesan lebih mahal dan buang-buang uang. Tapi nyatanya gak begitu. Dengan bantuan profesional, risiko terjadinya kerusakan kembali di kemudian hari menjadi berkurang. Daripada kamu harus keluar kocek lagi nantinya, tentu opsi ini bisa bikin kamu lebih hemat.

Manfaatkan pinjaman tunai Kredivo

Renovasi rumah memang membutuhkan banyak biaya. Gak jarang biaya tersebut cukup memberatkan. Maka gak jarang orang menunda-nunda untuk merenovasi rumah mereka karena keterbatasan dana. Tapi bagaimana kalau rencana renovasi memang gak bisa ditunda lagi?

Untungnya, ada Kredivo yang bisa memberikan layanan pinjaman tunai online dengan proses instan, dan bunga paling rendah di pasaran. Kamu gak perlu lagi menunggu tabungan cukup, atau langsung menghabiskan dana simpanan dalam satu waktu. Dengan Kredivo, semua dicicil sesuai jangka waktu yang telah kamu pilih.

Kamu bisa mengajukan Pinjaman Mini mulai dari Rp500.000 dalam jangka waktu 30 hari, atau Pinjaman Jumbo dengan pinjaman mulai dari Rp1.000.000, dan batas maksimal yang akan disesuaikan dengan limit tenor 6 bulan akun Kredivo-mu. Misalnya sisa kredit limit 6 bulan pada akunmu adalah Rp 10 juta. Maka batas maksimum pinjaman tunaimu adalah Rp 10 juta. Bunga yang dikenakan hanya 2,95% per bulan.

Dengan Kredivo, kamu gak perlu berpikir dua kali untuk merenovasi rumah!

Share this article