Melalui Film Pendek #AndaiAndaPandai Kredivo Edukasi Masyarakat Agar Lebih Bijak Pakai Paylater
Keuangan
ANDAIANDAPANDAI

Sudah nonton film pendek dari Kredivo berjudul #AndaiAndaPandai? Buat yang belum nonton, mending nonton filmnya dulu di bawah ini, ya!

Scene dibuka dengan fenomena yang terjadi di masyarakat

Scene pertama yang memunculkan cuplikan sentimen negatif tentang aplikasi pinjaman online atau Paylater, hingga muncul video tutorial di Youtube tentang cara gagal bayar adalah pembuka film pendek ini.

Mulai dari berita tentang warga yang nekat mencuri motor karena terlilit utang pinjol, hingga komentar mengajak uninstall Paylater dan boikot Kredivo!

Pasti kalian semua pernah baca berita atau baca komen di sosial media seperti di atas, kan?
Melihat berita dan stigma negatif Paylater seperti pada scene pertama ini, emangnya benar kalau pakai Paylater itu lebih banyak bahayanya dibandingkan sama keuntungannya? Padahal selalu ada sisi lain dari suatu kejadian, lho. Penting untuk kamu cek dulu kebenarannya.

Scene ilustrasi penggunaan Paylater yang baik vs buruk

Setelah segala pemberitaan yang tidak berimbang dan sentimen yang buruk tentang Paylater di masyarakat, Lalu, muncul scene orang buru-buru pergi dari rumah, bermain judi online dan pergi senang-senang ke diskotik dengan memanfaatkan Paylater.

Nah, ini adalah contoh keresahan Kredivo, karena layanan aplikasi pinjaman online Kredivo dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak seharusnya.

Menurut Kredimin sih, jika ada orang yang menggunakan layanan Kredivo untuk hal-hal di atas, bukan cuma bersifat konsumtif, tapi juga menjerumuskan diri sendiri.

Setelah keburukan orang-orang yang menggunakan Paylater, Kredivo memunculkan cuplikan orang-orang yang menggunakan paylater dengan baik.

Scene tersebut di antaranya ibu yang menggunakan Paylater untuk membeli kebutuhan lukis anak, seorang fotografer membeli kamera baru agar bisa lanjut bekerja dan seorang stand up comedian, yang mempunyai mimpi berkarya di Jakarta.

Baca Juga:  5 Cara Mudah Mendapatkan Kredit di Keadaan Mendesak

Di sini digambarkan kalau penggunaan Paylater punya tujuan yang jelas, layanan ini bisa menjadi jembatan menuju kesuksesan atau mencapai tujuan hidup masing-masing.

Scene pandai besi yang menempa sebuah pedang jadi pesan kunci

Nah, di awal thumbnail, awal video, di tengah video dan di akhir video ada seorang pandai besi yang sedang menempa pedang. Jika kamu mempertanyakan kenapa seorang pandai besi dan pedang, Kredimin bisa menjelaskannya.

Layanan Paylater sejatinya juga bisa diibaratkan pedang. Sebab, jika di tangan yang benar, pedang tersebut bisa menyelamatkan orang dari bahaya. Sedangkan, di tangan yang salah, pedang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Sama seperti penggunaan Kredivo, jika di tangan yang salah, layanan kredit dari Kredivo bisa menjadi beban, jika penggunaannya untuk hal yang di luar nalar, seperti gali lubang tutup lubang, main judi online atau penggunaanya sudah di luar batas kemampuan bayar.

Namun, jika kamu adalah seorang yang pandai, Paylater bisa membantu melancarkan arus kas, membeli barang impian, hingga membeli barang produktif untuk mendukung pekerjaan dan cita-cita.

Bagaimana? Pedang sudah di tanganmu, jangan sampai tidak pandai menggunakannya.

Jadi, sepandai apa kamu menggunakan layanan dari Kredivo?

Setelah menonton habis film pendek tersebut dan membaca artikel ini sampai habis, hashtag #AndaiAndaPandai bukannya sebuah kalimat untuk menghakimi kamu yang tidak pandai, lho.

Melainkan, Kredivo ingin kita semua lebih pandai lagi untuk memanfaatkan layanan digital finansial yang makin ke sini, makin mudah diakses.

Oleh karena itu, kamu bisa mengukur seberapa pandai kamu menggunakan layanan ini dengan mengikuti kuis #AndaiAndaPandai di sini → https://kredivo.id/andaiandapandai.html 

Ikuti kuisnya dan bagikan hasil kuis yang kamu terima di sosial media, Whatsapp dan teman-teman kamu, agar tidak ada lagi yang tidak pandai menggunakan layanan Kredivo!

Share this article
Artikel Lainnya