Halloween

Warga +62 Pasti Setuju kalau 3 Hal Berikut Lebih Menyeramkan Dibanding Halloween

Gak terasa perayaan Halloween sudah di depan mata. Meski perayaan ini bukan lahir dari budaya ketimuran seperti Indonesia, tetapi Indonesia turut merayakan momentum yang jatuh pada 31 Oktober ini. Biasanya dengan memasang atribut-atribut Halloween, (kalau tidak ada Covid-19) pasti banyak acara-acara yang mengusung tema ini, hingga pada brand atau content creator berlomba-lomba membuat konten tentang Halloween di media sosial.

Namun, perayaan yang seharusnya bersifat religius dengan tujuan awal untuk mengelabui setan, dengan cara penggunaan kostum menyeramkan, kini Halloween menjadi perayaan untuk hiburan masyarakat dunia.

Warga +62 mah, tidak ada takutnya. Bahkan ada konten di Youtube yang melempar neng kunti dengan sandal, dan banyak sekali orang yang membuat konten uji nyali, dengan cara mendatangi tempat-tempat angker.

“Apa itu Halloween? Cuma perayaan kostum aja. Sereman juga malam satu suro.”

Para warga +62 pasti setuju kalau 3 hal berikut lebih menyeramkan dari Halloween yang sudah berubah menjadi perayaan kostum saja.

Di-Ghosting Gebetan

Hai para jomblowan dan jomblowati, ini kan yang kalian takutkan? Udah nyaman ngobrol, selera musik sama, makanan kesukaan sama, sering telponan sampai ketiduran, eh tiba-tiba si doi ngilang begitu aja.

Serem. Serem banget. Belum lagi sakit hatinya, pasti bisa galau berbulan-bulan kalau kalian termasuk ke dalam kaum bucin, alias budak cinta. Bisa-bisa makan gak nafsu, kerja gak fokus, tidur gak teratur, dan kegiatan galau-galau lainnya.

Kayaknya trauma ketemu hantu tidak ada apa-apanya sama trauma di-ghosting gebetan.

Kotak Makan Emak Ilang

Ibu kamu sudah masak pagi-pagi, menyiapkan bekal dengan kotak makan yang bagus, eh tiba-tiba kamu tidak sengaja menghilangkannya. Jangan harap kamu bisa tenang di rumah, karena bisa kena omelan dari ibumu, yang lebih seram dibandingkan menonton film horor.

Baca Juga:  Rekomendasi Cafe dengan Suasana Tropis ala Bali, yang Ada di Jakarta

Hilangnya kotak makan ini sering kali terjadi pada anak-anak, hingga orang dewasa yang sering membawa bekal. Marahnya Ibu kamu bisa dipastikan, karena kotak makan adalah salah satu benda kesayangannya. Saking banyaknya yang relate dengan keseraman emak-emak yang tahu kalau kotak makannya hilang, banyak meme berseliweran di media sosial tentang ini.

Gaji Habis di Tengah Bulan

Nah, kalau ini gak kalah seremnya. Apalagi ini kebiasaan para first jobbers yang baru punya penghasilan, sehingga tidak memikirkan kalau besok masih ada pengeluaran yang harus dipersiapkan. Ngeliat sneakers incaran diskon, langsung beli. Diajak nongkrong di tempat fancy, langsung jalan. Ada gadget terbaru, gak mau kalah langsung beli baru. Sifat konsumtif seperti ini yang harus dihindari, sehingga kamu tidak mengalami seramnya atm kosong di tengah bulan.

Makanya, biar gak kayak gini kamu harus tahu prioritas diri sendiri. Split pendapatan kamu untuk kebutuhan sehari-hari, bujet ‘hura-hura’, dan tabungan untuk dana darurat juga tentunya. Kalau ada kebutuhan yang bersifat produktif, pakai Kredivo aja. Bunganya rendah, prosesnya cepat, tenornya juga bisa sampai 12 bulan. Jadi, gak bikin arus keuangan kamu berantakan.

Setuju kan, kalau 3 hal di atas lebih menyeramkan dibandingkan Halloween tahun ini?

Share this article