Musim Hujan Telah Tiba, Pemotor Wajib Membawa Barang-barang Berikut

Kalau sudah bulan”ber-beran” seperti September, Oktober, November, hingga Desember, sudah saatnya iklim di Indonesia berubah menjadi musim hujan. Bagi kamu para pemotor, udah wajib banget untuk mempersiapkan barang-barang, yang harus kamu simpan di bagasi motor, ketika musim hujan tiba.

Mungkin, kalau kamu lagi punya gebetan, kamu bisa aja sengaja gak bawa barang-barang berikut, soalnya hujan-hujanan di jalan bareng si doi, terkesan romantis, dan punya esensi tersendiri. Tapi, jangan terlalu lama, ya! Niatnya mau romantis, malah nanti si doi atau kamu bisa jatuh sakit sehabis hujan-hujanan.

Langsung aja, berikut rekomendasi barang-barang yang harus dibawa pemotor waktu musim hujan telah tiba:

1. Jas Hujan dan Rain Cover

Sudah tahu musim hujan telah tiba, jangan sampai cuek buat membeli jas hujan. Sebab, ini perlengkapan penting agar kamu tetap kering, dan glowing saat kamu tiba ke tempat tujuan. Namun, jangan membeli jas hujan yang murahan, atau jas hujan yang dibuat dari plastik kresek, karena hembusan angin saja bisa membolongkan jas hujan tersebut. Alhasil pakaian kamu bisa tetap basah.

Belilah jas hujan yang terdiri dari atasan, dan celana yang terbuat dari bahan taslan atau parasut tebal, sehingga tidak ada air yang masuk ke dalam jas tersebut. Disarankan juga jangan membeli jas hujan berbentuk ponco, karena bentuknya yang panjang, dan bisa terselip ke ban motor, bisa membahayakan diri sendiri.

Selain itu, ada juga rain cover berbentuk sarung tangan, serta cover tas, sehingga tangan Anda tidak kedinginan, dan benda-benda penting yang ada pada tas tidak basah terkena hujan.

2. Sepatu atau Sendal Cadangan

Nah, jika hujan tiba-tiba turun di tengah jalan saat kamu ingin ke kantor, ke sekolah, ataupun saat pergi ke suatu tempat, lebih baik bawa sendal atau sepatu cadangan di dalam box motor. Sebab, jas hujan pasti tidak menutupi bagian telapak kaki kamu. Jadi, dengan membawa sepatu atau sendal cadangan, kamu kering ketika tiba di tempat tujuanmu.

Baca Juga:  Prediksi Tren Smartphone pada Tahun 2020

3. Masker Cadangan

Tidak cuma sepatu atau sendal cadangan saja, kamu juga wajib membawa masker cadangan, setidaknya 2 hingga 4 masker ketika membawa motor saat musim hujan. Sebagaimana kamu tahu, Covid-19 masih bisa membahayakan kita semua ketika beraktivitas di luar. Jadi, saat masker kamu basah ketika membawa motor sewaktu hujan, kamu bisa langsung menggantinya dengan masker baru yang lebih steril lagi.

4. Cairan Anti Embun

Embun di kaca helm bukan masalah sepele karena bisa menghalangi pandangan pengendara. Apalagi jika kamu memakai kacamata saat berkendara, saat bernafas pasti akan ada embun yang menghalangi pandangan kita. Nah, Cairan anti embun bisa dibawa pengendara untuk digunakan saat diperlukan.

Dengan memakai cairan anti embun, kamu tidak perlu lagi repot mengelap kaca helm atau kacamata, karena dengan cairan ini, sudah dipastikan tidak ada embun saat berkendara dalam cuaca hujan, sehingga bisa leluasa dengan pandangan di depan.

5. Alat Perkakas Motor

Hujan yang deras bisa menyebabkan banjir di berbagai tempat. Nah, jika motor kamu menerjang banjir, akan ada kemungkinan motor kamu akan mengalami gangguan, hingga menyebabkan motor mogok. Nah, permasalahan ini biasanya bisa diatasi dengan mengganti busi motormu.

Oleh karena itu, ada baiknya untuk membawa perkakas motor, mulai dari busi cadangan, obeng, tang, dan kunci-kunci lainnya untuk berjaga-jaga.

Nah, itulah 5 alat yang wajib kamu bawa saat berkendara diwaktu musim hujan seperti sekarang. Rekomendasi barang-barang pemotor saat hujan ini, bisa kamu beli di e-commerce pakai Kredivo. Paylater bunga 0% atau cicilan 3 bulan bunga 0%, gak bikin cashflow kamu rusak. Persiapkan dari sekarang, sebab kalau kamu mengandalkan tukang jas hujan yang tiba-tiba nongol di pinggir jalan waktu cuaca sudah mendung, bisa lebih boros lagi.

Baca Juga:  Mau Streaming Film Online tapi Cuma Ingat Indoxxi? Berikut, Rekomendasi Streaming Film Legal Terbaik

Yang paling penting, selalu utamakan keselamatan waktu berkendara ya, Kredipal!

Share this article