pembeli online shop - Kredivo

8 Tipe Pembeli di Online Shop, Kamu Termasuk yang Mana?

Bisnis jual beli online belakangan lagi menjamur banget. Karena teknologi yang semakin canggih, belanja online juga jadi makin menguntungkan. Selain hemat waktu karena gak perlu macet-macetan ke toko konvensional, kamu juga bisa hemat uang karena barang yang dijual di online shop relatif lebih murah.

Berkat kemudahan ini, orang-orang yang dulunya lebih suka belanja di toko konvensional mulai beralih ke belanja online.  Dengan begitu, jenis pembeli di online shop otomatis makin beragam. Nah, kali ini Kredivo bakal membahas satu per satu tipe pembeli online shop yang banyak ditemukan di Indonesia. Kira-kira kamu termasuk yang mana nih?

Pembeli pemburu promo

pembeli online shop - Kredivo

Tipe pembeli ini paling gencar mencari diskon, dan baru mau belanja online jika ada promo yang berlangsung. Kamu pasti gak akan ketinggalan dengan momen spesial seperti Harbolnas, atau Hari Raya, karena di momen tersebut penjual online shop akan memberikan diskon besar-besaran. Selain menunggu momen spesial, kamu juga cukup gencar mencari kode voucher untuk mendapat tambahan diskon. Kalau kamu masuk ke dalam kategori ini, jangan lupa untuk berlangganan newsletter online shop yang kamu incar, karena mereka sering memberikan informasi mengenai diskon dan promo yang sedang berlangsung di sana.

Pembeli posesif

Baru beberapa menit dikirim resi oleh penjual, kamu udah nanya “Kapan sampai barangnya?”. Sehari setelah barang dikirim, kamu bertanya lagi “Kok barangnya belum sampai juga ya?”. Padahal bisa saja si penjual tinggal di kota yang berbeda dengan kamu, jadi butuh beberapa hari sampai barangnya tiba di rumah. Tapi kamu ga akan berhenti bertanya sampai barang tiba di tangan. Sisi positifnya, kamu yang masuk ke kategori pembeli posesif cenderung cepat dalam melakukan pembayaran!

Pembeli plin plan

Baca Juga:  6 Cara Ampuh biar Kamu Bisa Rajin Menabung dan Tidak Boros di Tahun 2019

Kamu si pembeli plin plan selalu ga yakin dengan pilihanmu sendiri. Setiap beberapa menit, kamu bisa gonta-ganti pesanan hingga berkali-kali. “Warnanya yang merah aja deh, eh, tapi tetep pink aja deh. Tapi menurut sista bagusan yang mana? Aku terserah sis aja deh.” Loh, yang mau beli siapa, yang disuruh pilih siapa? Pembeli kayak gini nih yang bikin pusing penjual.

Pembeli kritis

pembeli online shop - Kredivo

Sebelum membeli, kamu akan melakukan banyak perbandingan. Mulai dari membandingkan jenis barang yang sama dari merek yang berbeda, membandingkan barang dengan merek sama di toko lain, dan membandingkan review pembeli dan hasil tanya jawab antar pembeli dan penjual. Sebagai pembeli kritis, kamu melakukan banyak survei terlebih dahulu supaya gak menyesal di kemudian hari. Keaktifan penjual dalam menjawab pertanyaan pelanggan dan review dari pembeli sebelumnya punya pengaruh besar dalam keputusanmu.

Pembeli hit ‘n run

Pembeli kayak gini masih sering banget ditemukan di dunia online shop. Awalnya kamu mengirimkan format order, lalu setelah penjual menjumlah total transaksi dan memberi nomor rekening, pembeli hilang begitu saja tanpa kabar sama sekali. Akhirnya, penjual cuma bisa memasrahkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Ga cuma itu, kamu yang belanja cuma sampai tahap “add to cart” di e-commerce, juga bisa masuk ke dalam kategori ini.

Pembeli susah move on

Bukan cuma sama mantan, ternyata banyak juga loh yang susah move on sama barang! Tipe pembeli susah move on biasanya selalu nanya barang yang sudah habis dan ga akan diproduksi lagi. Sekalinya suka sama suatu barang, kamu akan susah untuk berpaling dengan barang lain, akhirnya barang yang dicari selalu itu lagi dan itu lagi. Hayo, sama barang aja kamu susah berpaling, apalagi sama mantan?

Pembeli “Afgan” alias sadis

Baca Juga:  Ramalan Shio 2018: Ini Shio yang Kaya Mendadak di Tahun Anjing Tanah

Kamu pastinya tahu kan kalau penyanyi ganteng Afgan punya lagu yang sempat hits banget ini? Penjual online shop biasanya menjuluki pembeli yang hobi nawar dengan pembeli “Afgan”, alias sadis. Ga ada salahnya kok untuk nawar harga ke penjual. Apalagi kalau online shop tempat kamu belanja memang bisa dinego. Tapi kalau nawarnya hampir setengah harga? Bukannya untung, malah bisa buntung deh si penjual!

Pembeli teladan

Nah, pembeli inilah yang paling disukai para pelaku bisnis online. Sebelum menghubungi penjual, kamu sudah tahu barang apa yang mau dibeli. Kamu juga sudah memperhatikan deskripsi produk, dan detail cara pembelian. Jadi ketika menghubungi penjual, kamu tanpa basa-basi langsung mengisi format order. Lalu setelah penjual menjumlah biaya barang dan ongkos kirim, kamu langsung memberi bukti transfer. Kamu yang selalu menyelesaikan transaksi sampai melakukan pembayaran, dan ga cuma menaruh barang belanjaan di keranjang juga bisa dikategorikan sebagai pembeli teladan. Wah, kalau dapet pelanggan kayak gini, penjual mana yang ga happy?

Itu dia jenis-jenis pembeli online shop yang banyak ditemukan di Indonesia. Kalau kamu sendiri termasuk tipe yang mana? Tipe manapun kamu, jadilah pembeli yang cerdas, dan ga merugikan penjual sekaligus diri sendiri. Supaya hobi belanja online-mu makin lancar, aman dan nyaman, manfaatkan kredit instan online yang ditawarkan Kredivo. Jadi kamu ga perlu pusing keluar uang banyak di muka dan melewati banyak langkah untuk membayar barang belanjaanmu. Kredivo telah bekerja sama dengan lebih dari 150 e-commerce terpecaya di Indonesia. Kini kamu bisa belanja dengan kredit dimana saja, dan kapan saja. Semua transaksimu pun akan tercatat dalam satu tagihan, jadi kamu ga perlu repot melakukan pembayaran di banyak tempat ketika belanja di e-commerce yang berbeda. Mudah kan? Yuk, daftar Kredivo sekarang!

Share this article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *