Hari Kartini di Indonesia jatuh pada 21 April.

Kartini Masa Kini Wajib Mandiri Secara Finansial, Kamu Sudah Belum?

Bulan April tahun ini memang menjadi bulan yang sangat spesial. Apalagi alasannya kalau bukan karena Pemilu serentak? Tapi di tengah euforia Pemilu, kamu masih ingat nggak, kalau bulan April juga identik dengan satu hal lain yang nggak kalah spesial? Yap, Hari Kartini!

Di bulan ini, tepatnya pada tahun 1879, pahlawan emansipasi wanita, lahir ke dunia. Perjuangan Raden Adjeng Kartini dalam melepaskan diskriminasi, dan membela hak-hak wanita pada masanya tentu bukan hanya harus diingat, melainkan juga harus diteruskan oleh Kartini masa kini.

Salah satu cara yang bisa dilakukan para Kartini masa kini adalah dengan menjadi mandiri secara finansial. Seperti apa sih misalnya? Nah, berikut merupakan 5 ciri wanita yang sudah mandiri secara finansial. Coba renungkan kembali, apakah kamu termasuk salah satunya?

1. Punya penghasilan sendiri dan tidak bergantung dengan orang lain

Dengan memiliki penghasilan sendiri, seorang wanita bisa memenuhi kebutuhannya tanpa bergantung dengan orang lain. Baik itu orang tua, pasangan, ataupun kerabat. Kamu pun akan lebih siap menghadapi segala risiko finansial yang mungkin terjadi di masa depan. Apabila orang tua tak lagi memberi uang saku, tentu tak jadi masalah. Begitu juga ketika sudah berkeluarga, kamu bisa membantu suami memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan penghasilanmu tersebut.

2. Nggak takut berutang, selama bijak dalam mengelolanya

Mungkin masih banyak orang yang memiliki pandangan buruk akan utang, tak terkecuali para wanita. Padahal, utang bisa menjadi solusi keuangan jika digunakan dengan bijak dan tepat. Bayangkan saja, ketika kamu mau berbisnis dan kekurangan modal, butuh membeli kendaraan atau rumah, tentu kamu perlu berutang kan?

Daripada mengeluarkan dana besar dalam satu waktu, mencicilnya secara bertahap justru akan meringankan beban finansialmu. Tapi perlu dicatat juga, bahwa utang bagaikan pisau bermata dua, bisa menjadi kawan atau lawan. Maka dari itu, carilah bantuan pinjaman dari lembaga kredit yang aman, tepercaya, dan berbiaya rendah, seperti Kredivo misalnya.

3. Memiliki tujuan keuangan

Baca Juga:  Banyak yang Masih Keliru, Ini Cara Hitung dan Bayar Zakat Ramadan yang Tepat

Para wanita harus mempunyai tujuan dan tahu untuk apa uang yang dihasilkan tersebut digunakan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Misalnya dalam satu tahun ke depan, kamu berencana untuk traveling ke luar negeri, atau dalam lima tahun ke depan, kamu berencana untuk menikah. Berapa uang yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut, dan bagaimana cara merealisasikannya. Salah satu cara yang efektif adalah dengan berinvestasi.

4. Nggak terpengaruh dengan gaya hidup orang lain

Nggak bisa dipungkiri, biaya hidup di kota-kota besar memang cenderung boros. Belum lagi gaya hidup mewah yang kian digembar-gemborkan di media sosial seolah merasuki banyak orang untuk memiliki kehidupan serupa. Tapi, wanita mandiri tidak akan terpengaruh dengan gaya hidup orang lain, dan memiliki pendirian akan apa yang mereka lakukan.

5. Siap menghadapi segala risiko finansial

Seperti kata pepatah, roda pasti berputar, begitu juga dengan kehidupan. Jika kondisi keuanganmu sedang berada di atas, bukan berarti kamu bisa di atas awan terus-terusan. Kamu pun harus menyiapkan segala kemungkinan terburuk di masa depan.

Nggak menutup kemungkinan kan sesuatu yang buruk terjadi dengan kondisi keuanganmu? Untuk itu, wanita yang mandiri secara finansial harus siap menghadapi risiko keuangan terburuk. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan dana darurat.

Wanita memiliki peran besar dalam dalam menyukseskan perekonomian, baik dalam skala kecil hingga skala besar sekalipun. Itulah kenapa para Kartini masa kini harus mandiri secara finansial. Mandiri secara finansial bukan berarti harus menjadi kaya, melainkan membebaskan diri dari masalah keuangan.

Para Kartini masa kini, apakah kamu salah satu yang sudah mandiri secara finansial?

Share this article