DANA DARURAT

Sobat UMR Pasti Bisa Nabung Dana Darurat dengan Cara Ini

Kalau ngomongin dana darurat, kesannya cuma orang yang punya pendapatan 2 digit, atau di atas UMR aja gitu yang bisa punya. Padahal, dana darurat itu hak segala bangsa. Kan, sobat-sobat UMR seperti kita juga pernah ngalamin keadaan mendesak, seperti atap rumah bocor, motor mogok, tiba-tiba sakit dan harus beli obat.

Sejatinya dana darurat itu adalah pondasi ketika keadaan finansial kamu sedang tidak baik-baik saja. Jadi, dana darurat bukan cepet-cepetan kumpulin uang, ya. Namun, bagaimana kamu mengusahakan, serta konsisten mengumpulkannya. Bisa disimpulkan juga kalau besaran gaji bukan ukuran untuk menabung dana darurat. 

Nah, untuk yang masih merasa gajinya masih tidak cukup untuk menabung dana darurat, Kredimin punya tips & trik nih. Yuk, disimak:

Tentukan Jumlah Sesuai Kemampuan

Nah, ini adalah kunci dari segala kunci untuk menabung dana darurat, yaitu menentukan jumlah dana darurat. Sebab, jumlah dana darurat masing-masing orang berbeda, tergantung pengeluaran, dan status saat ini.

Misalnya biaya pengeluaran pokok seorang yang memiliki gaji UMR adalah Rp3 juta setiap bulannya. Nah, dari Rp3 juta itu idealnya dikalikan 6, hasilnya Rp18 juta. Nah, itulah besaran dana darurat yang harus dimiliki orang tersebut.

Namun, beda status, beda pula juga dana daruratnya. Rumus idealnya sebagai berikut:

  • Single: Pengeluaran per bulan x 6
  • Menikah: Pengeluaran per bulan x 9
  • Menikah dan punya anak: Pengeluaran per bulan x 12

Prioritaskan Anggaran

Sumber utama menabung dana darurat adalah pendapatan bulanan kamu sendiri. Demi memiliki kesehatan finansial yang lebih baik lagi, disarankan setelah gajian langsung menyisihkan untuk menabung dana darurat. Dengan memprioritaskan anggaran ini, kamu jadi bisa lebih hemat, dan tidak konsumtif. 

Simpan di Tempat yang Aman dan Likuid

Menurut Kredimin, menyimpan dana darurat lebih baik di tempat yang aman, mudah terjangkau, dan likuid (yang mudah dicairkan sewaktu-waktu). Misalnya, di dalam tabungan yang terpisah dengan tabungan lainnya, atau kamu memutuskan untuk menabung berupa emas, maupun reksadana, pastikan instrumen yang kamu pilih mudah untuk dicairkan sewaktu-waktu kamu memerlukan.

Baca Juga:  Naik Gaji? Jangan Sampai Terjebak Hedonic Treadmill

Nah, seperti itulah tips menabung dana darurat untuk kamu yang merasa pendapatannya masih tidak cukup untuk menabung. Jangan patah semangat, kuncinya adalah gimana kamu mengupayakan untuk punya. Ini bukan perihal bisa atau nggak, tapi lebih ke mau (mengusahakan) atau nggak.

Namun, jika kamu tiba-tiba dihadapi dalam keadaan gawat, dan butuh pinjaman cepat, kamu bisa juga memanfaatkan pinjaman tunai dari Kredivo. Bunga rendah, hanya 2,6% per bulan, dan tenor hingga 6 bulan, Kredivo bisa #Sefleksibelitu kamu manfaatkan untuk dana darurat.

Share this article