Tren silaturahmi online ketika lebaran di tengah pandemi Covid-19

Pandemi virus Covid-19 yang masih mewabah di Indonesia, mengharuskan kita semua tetap #dirumahaja, dan situasi ini nampaknya akan bertahan sampai sepanjang bulan Ramadan hingga Lebaran nanti. Beberapa wilayah mengumumkan perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Begitupun keinginan untuk mudik harus ditunda dulu karena dilarang oleh pemerintah.

Hal ini membuat MUI (Majelis Ulama Indonesia) menghimbau para masyarakat untuk tidak melakukan tradisi Lebaran berupa bersalaman untuk saling memaafkan secara langsung di tengah pandemi virus Corona (Covid-19).

Oleh karena itu, karena sangat tidak dianjurkan untuk tidak mudik tahun ini, sebagai alternatifnya kamu bisa melakukan silaturahmi online agar tetap bisa menyambung tali silaturahmi dengan orang tua di kampung halaman maupun teman-teman.

Bagaimana cara silaturahmi online di tengah pandemi virus Corona? Mari simak tips berikut.

1. Silaturahmi via video call

Di era digital seperti sekarang, banyak aplikasi yang memungkinkan kamu melakukan panggilan video (video call), dengan satu, dua atau beberapa orang sekaligus dalam satu waktu. Modalnya cuma smartphone dan koneksi internet saja.

Saat menelepon, jangan hanya membahas situasi atau kondisi terkini, ceritakan pula hal yang lucu dan lelucon yang menimbulkan gelak tawa. Namun jangan sampai melupakan hal yang paling penting, yaitu menumpahkan rasa kangenmu kepada kedua orang tua dan bermaaf-maafan.

Keluargamu di kampung juga pasti bakal mengerti kenapa kamu tidak bisa mudik tahun ini. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak melakukan silaturahmi di tengah pandemi seperti ini.

2. Berbagi hampers dari rumah

Cara berbagi kebahagiaan lainnya adalah dengan mengirimkan parsel, hadiah, atau bingkisan untuk keluarga atau teman-teman tercinta. Bingkisan ini bisa berupa kue-kue kering, sembako, peralatan makan, maupun makanan ringan lain. Kamu bisa mengirim hampers ini melewati jasa kurir. Kamu juga bisa membeli parsel secara langsung di e-commerce kesayangan dengan menggunakan Kredivo. Gunakan layanan pay later dengan bunga 0% ataupun cicilan tanpa kartu dengan bunga 2,95% per bulan dan tenor 3/6/12 bulan agar cash flow kamu tetap terjaga selama pandemi berlangsung.

Hampers yang kamu kirim juga bisa lebih berkesan dengan cara menyelipkan kartu ucapan Lebaran dan permohonan maaf tidak bisa pulang kampung sementara waktu. Kalau perlu sisipkan pula foto dan video kamu dalam sebuah flashdisk atau USB yang bisa ditonton di laptop. Dijamin bisa mengobati kangen keluarga terhadap dirimu.

3. Kirim Kartu Ucapan Lebaran Via Digital

Metode silaturahmi online lainnya adalah dengan mengirimkan kartu ucapan Lebaran via digital. Walaupun hal ini tidak asing lagi, tetapi metode ini cukup sederhana agar silaturahmi antar teman dan saudara tetap terjaga.

Kamu bisa mendesain sendiri kartu ucapan Lebaran dengan beberapa aplikasi. Cobalah untuk menggunakan aplikasi kartu ucapan Lebaran di Play Store. Aplikasi tersebut umumnya menghadirkan template ucapan Lebaran, dengan frame berhiaskan gambar masjid, bedug dan ketupat. Kamu bisa menyisipkan foto dalam kartu tersebut, lalu menghiasnya dengan teks serta ikon yang telah tersedia. Setelah selesai, kirimkan kartu ucapan tersebut melalui Facebook, Twitter, WhatsApp atau Twitter.

Jadikan Lebaran tahun ini tetap bermakna

Tidak bisa dipungkiri kalau tidak mudik dan terpaksa untuk bertahan di rumah saja ketika pandemi sangat menyebalkan. Namun, hal ini bukan menjadi alasan kamu untuk sedih dan tidak merayakan Lebaran dengan suka cita. Maksimalkan semua cara untuk tetap bersilaturahmi agar kita semua #TakPulangUntukMenang.

Share this article